Wakil Ketua DPRD Anggaran Rp86 Miliar Batal untuk MBG, Diarahkan ke Program Skala Prioritas

Kota Yogyakarta – Wakil Keta DPRD Kota Yogyakarta, Sinarbiyat Nurjanat, mengungkapkan bahwa anggaran sebesar Rp86 miliar yang disediakan Pemkot Yogyakarta untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) batal digelontorkan. Hal ini dikarenakan alokasi MBG nantinya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sebagai gantinya, anggaran Rp86 miliar tersebut akan diarahkan ke program-program yang menjadi skala prioritas. Menurutnya, selaras dengan arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, pengalihan anggaran ini harus menyasar ke sektor pendidikan.
“Kewenangan penuh memang diberikan kepada pemerintah daerah. Akan tetapi, yang tidak bisa ditawar adalah sektor pendidikan,” ujar Sinarbiyat, Kamis (20/2/2025).
Anggaran Rp86 miliar tersebut wajib diarahkan ke sektor pendidikan, dan sisanya akan dialokasikan untuk program-program yang sebelumnya dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), khususnya dalam sektor infrastuktur.
“Hal itu juga merupakan skala prioritas jika dimungkinkan waktunya untuk dilaksanakan. Karena beberapa DAK kita ke infrastuktur kebanyakan, sehingga waktunya masih memungkinan tidak anggaran itu digeser,” ungkapnya.
Dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) tempo hari, pihaknya juga menyampaikan, dengan adanya program strategis MBG ini, Kota Yogyakarta diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat saja. Namun, bagaimana kebutuhan dapur juga bisa didapati oleh kelompok masyarakat. Dengan demikian, kebutuhan daput untuk penyedia sayur, telur, ayam atau ikan bisa disediakan oleh kelompok masyarakat melalui fasilitas dari Pemkot Yogyakarta.
“Saat ini kita sudah ada kelompok tani, ternak, budidaya ikan air tawar, dan sebagainya. Bahkan hidproponik di kampung-kampung juga banyak. Maka saya usul, kelompok-kelompok itu bisa difasilitasi dalam bentuk program,” tutur Sinarbiyat.
Selain berpotensi menggerakkan perekonomian warga, usulan ini juga didasari oleh salah satu latar belakang Presiden Prabowo Subianto dalam menggulirkan program MBG.
“Terkait pemerataan ekonomi di seluruh wilayah, jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton dan sebatas menikmati makan bergizi gratisnya saja. Jadi, anggaran MBG ini tidak akan lari kemana-mana. Larinya ya ke warga Kota Yogyakarta juga. Dengan Wali Kota baru, saya sangat berharap bisa diimplementasikan usulan ini,” imbuhnya.